Click here for Screening

TENTANG PENGANTIN

Jutaan warga Indonesia mengadu nasib di luar negeri, menjadi pekerja migran. Pilihan hidup yang tidak mudah. Jauh dari keluarga dan dihadapkan dengan berbagai problematika seperti kekerasan, penipuan, dan perceraian, harus mereka hadapi.

Terakhir, radikalisme dan terrorisme juga menjadi permasalahan baru di kalangan pekerja migran. Sosial media menjadi pisau bermata dua. Sarana melepas kangen dengan keluarga, tetapi juga mengakselerasi masuknya informasi-informasi tentang radikalisme.

Film ini adalah kisah tiga perempuan pekerja migran yang dua diantaranya terjebak dalam kelompok radikal melalui sosial media. Sementara salah satunya, memilih jalan yang berbeda.

Kisah mereka adalah kisah kita orang-orang yang mencari harapan baru dan mengharap cinta.

"Sosial media memiliki peran penting dalam memberikan ruang pada perempuan untuk terlibat aktif dalam kelompok radikal"

TENTANG FILMMAKER

Noor Huda Ismail adalah seorang Pencerita yang sejak 2008 telah mendirikan Yayasan Prasasti Perdamaian. Sebuah organisasi yang fokus pada isu terorisme dan radikalisme serta memberikan kesempatan kedua pada mantan kombatan.

Buah pikiran dari Bapak dua anak ini telah diwujudkan dalam buku berjudul Temanku Teroris, dan film berjudul Jihad Selfie. Film hasil karya penerima Chevening dan Ashoka Award ini telah diputar di ratusan tempat baik di dalam maupun luar negeri. Tidak hanya itu saja, lulusan University of St Andrews, United Kingdom ini telah banyak berbicara dalam forum nasional maupun internasional tentang upaya melepaskan mantan kombatan dari kekerasan dan memberikan kesempatan kedua.

Melalui film terbarunya, PENGANTIN, pria yang sedang menyelesaikan studi Phd nya di Monash University, Melbourne, Australia ini ingin berdiskusi lebih banyak tentang sosial media, perempuan, dan peran keluarga dalam isu radikalisme.

A SINCERE THANKS TO EVERYONE WHO MADE THIS PROJECT POSSIBLE.